Takut dengan Cidera Hamstring? Cegah dengan 4 Tips Ini!

Takut dengan Cidera Hamstring? Cegah dengan 4 Tips Ini!

Pernahkah Anda mendengar istilah cidera hamstring? Jadi jenis cidera ini adalah cidera yang terjadi di bagian kaki, yakni lebih tepatnya pada bagian betis. Meski dalam dunia medis hamstring ini bukanlah jenis atau istilah untuk menyebutkan sebuah kondisi cidera selepas berolahraga. Melainkan menyebutkan nama-nama otot pada paha, betis, dan engsel kaki sehingga menjadi hamstring. Namun dalam dunia sepak bola cidera pada kaki diberi istilah tersebut dan ternyata cidera ini paling banyak mengancam para pemain bola khususnya yang amatir.

Takut dengan Cidera Hamstring? Cegah dengan 4 Tips Ini!

Tips Mencegah Cidera Jenis Ini

Meskipun rasa sakit yang ditimbulkan bisa semakin parah dan berbahaya namun pencegahan ternyata bisa dilakukan. Jadi bagi yang aktif futsal atau bermain sepak bola wajib tahu bagaimana cara mencegah cidera jenis ini, berikut adalah beberapa diantaranya:

Mengurangi berat badan agar tetap ideal,

Cidera pada kaki atau hamstring ini akan lebih mudah dialami oleh mereka yang punya masalah dengan berat badan berlebih. Beban kaki memang akan semakin besar manakala tubuh terlalu gemuk dan tekanan kaki meningkat sewaktu main bola atau futsal. Maka rawan mengalami hamstring, sebagai pencegahan baiknya melakukan diet untuk mendapatkan berat badan yang ideal.

Melakukan pemanasan dan pendinginan,

Sebelum melakukan olahraga sepak bola atau jenis lainnya tentu wajib melakukan pemanasan, dan ternyata efektif mencegah resiko cidera hamstring. Ketika melakukan pemanasan maka otot di dalam tubuh akan melakukan peregangan agar tidak kaku dan tidak kaget diajak melakukan gerakan olahraga yang lebih sulit dan beragam. Supaya cidera jenis ini semakin kecil kemungkinannya terjadi Anda pun baiknya melakukan pendinginan selepas berolahraga, sehingga otot tubuh kembali rileks.

Tetap rajin berolahraga,

Hamstring menjadi salah satu cidera yang mudah hinggap pada mereka yang terbilang sangat jarang berolahraga. Jadi untuk mengatasi dan memperkecil resiko mengalami cidera yang menyakitkan kaki ini usahakan lebih rutin berolahraga. Pilih jenis olahraga yang mudah dan bisa dilakukan meski waktu yang tersedia minim sehingga tubuh terbiasa bergerak dan otot lebih lentur atau fleksibel. Jika sudah terbiasa maka ketika dipakai melakukan olahraga ekstrim akan baik-baik saja, kaki aman dan Anda pun puas.

Baca juga: 4 Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Cidera Hamstring

Rutin melakukan yoga atau pilates,

Membantu menjadikan otot tubuh lebih fleksibel sekaligus kuat maka disarankan untuk rutin melakukan yoga atau pilates. Pilih salah satu yang dirasa paling mudah untuk dilakukan dan paling sesuai dengan karakter tubuh Anda. Yoga dan pilates mampu menjadikan tubuh lebih lentur dan juga kuat sekaligus efektif membakar kalori dengan cepat. Sekalipun gerakannya simpel dan santai buktinya mampu memberi manfaat berlimpah. Salah satunya adalah mencegah terjadinya cidera hamstring sehingga menarik untuk dilakukan secara rutin.

4 Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Cidera Hamstring

4 Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Cidera Hamstring

Olahraga pada dasarnya sudah menjadi salah satu aktivitas penting dan wajib dilakukan oleh siapa saja, tentunya jika menginginkan tubuh yang sehat, namun ada kalanya aktivitas olahraga yang tidak dilakukan secara benar akan menyebabkan terjadinya cidera, pasti bukan hal yang baru lagi bagi Anda bukan. Mengingat resiko semacam ini sering kali terjadi dan bisa dialami oleh siapa saja. Salah satu jenis yang rentan menyerang adalah cidera hamstring. Yaitu sebuah kondisi dimana seseorang mengalami robekan pada bagian otot hamstring mereka.

4 Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Cidera Hamstring

Umumnya jenis cidera tersebut juga bisa dibagi menjadi beberapa tingkatan, mulai dari yang ringan, terjadi hanya pada sebagian kecil otot hamstring, kemudian tingkatan menengah yang terjadi di sebagian besar otot hingga resiko cidera yang paling parah, robekan terjadi di seluruh bagian otot, tentunya membutuhkan tindakan pengobatan yang memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan cidera yang ringan ataupun menengah.

Cidera hamstring ini sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja karena beberapa macam faktor, contohnya adalah tidak pernah melakukan aktivitas olahraga, namun kemudian dipaksa melakukan olahraga tanpa pemanasan dan dalam intensitas dan durasi yang tinggi, sehingga bagian otot hamstring ini langsung mengalami robekan, selain itu juga ada beberapa faktor lain yang dapat memicu terjadinya resiko cidera tersebut, diantaranya adalah:

  1. Riwayat cidera sebelumnya, mereka yang sudah pernah mengalami cidera bagian hamstring ini, jika melakukan olahraga lagi dengan intensitas yang sama, maka nantinya juga beresiko untuk terkena cidera yang sama. Sehingga harus berhati-hati, lakukan kegiatan olahraga secara benar dan dengan durasi normal.
  2. Perkembangan otot yang berjalan secara tidak seimbang, faktor penyebab yang lainnya bisa terjadi karena otot berkembang secara tidak seimbang. Contohnya adalah ketika Anda memiliki otot paha bagian depan yang lebih kuat dibandingkan dengan otot paha, sudah pasti nantinya resiko terkena cidera ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan yang lainnya.
  3. Memiliki kelenturan otot yang buruk, faktanya mereka yang memiliki tingkat kelenturan otot yang baik maka akan lebih minim resikonya untuk terjadi cidera, jika dibandingkan dengan orang-orang yang tingkat kelenturan otot yang rendah, karena artinya beberapa bagian tubuh jarang sekali digunakan untuk olahraga, sehingga resiko terkena cidera juga jadi semakin tinggi.
  4. Olahraga-olahraga tertentu memang lebih rentan mengalami cidera, faktor lainnya bisa jadi karena jenis olahraga yang dilakukan tersebut memang menyebabkan terjadinya resiko cidera lebih besar dibandingkan dengan olahraga yang lainnya, contohnya sendiri adalah berlari. Bidang olahraga yang memang paling sering menyebabkan terjadinya cidera.

Baca juga Cara Mudah Menghindari Cedera Hamstring

Cidera hamstring ini bisa diobati dengan cara istirahat secara total dan mengompres bagian yang didera dengan menggunakan air dingin.