Sejarah Club Sepakbola AS Roma (Berdiri Tahun 1927)

Sebagai salah satu club sepakbola terbesar di Liga Italia, nama As Roma, adalah jaminan bagi sebuah permainan khas sepakbola Italia. Sebagai klub yang berpusat di ibukota Italia, As Roma telah memberikan yang terbaik bagi fans salah satunya secudetto sebanyak tiga kali. Masa kebangkitan mereka terjadi pada tahun 2000-2001. Yang dikenal sebagai masa kebangkita Roma. Kala itu Roma diperkuat, Cafu, Montella, Batistuta dan tentu saja sang pangeran Roma, Francesco Totti merupakan pemain yang berjasa besar untuk mengantarkan kemenangan klub kala itu. Berikut ini adalah sejarah klub As Roma:

baca juga: Sejarah Club Sepakbola Liverpool FC.

Associazione Sportiva Roma, yang biasa disebut sebagai hanya Roma adalah sebuah klub sepakbola asal Italia yang berbasis di Roma. Didirikan pada tahun 1927. Roma telah berpartisipasi dalam papan atas sepak bola Italia, kecuali untuk  tahun 1951-1952. AS Roma saat ini masih berlaga dan bersaing di Serie A untuk musim 2016-2017.

Roma telah memenangkan Serie A tiga kali, pertama pada tahun 1941-1942 lalu tahun 1982-1983 dan sekali lagi pada tahun 2000-2001, serta memenangkan sembilan gelar Coppa Italia dan dua gelar Supercoppa Italiana. Di panggung Eropa Roma memenangkan Inter-Cities Fairs Cup pada tahun 1960-1961 dan finish sebagai runner-up di Piala UEFA pada tahun 1990-1991 (kalah agregat dua gol melawan Inter). Oleh karena itu, Roma adalah klub Italia keempat dengan penghargaan utama dalam kemenangan, di belakang Juventus, Milan dan Inter.

Kandang club sepakbola Roma bernama Stadion Olimpico, tempat mereka berbagi dengan rival sekota yakni klub Lazio. Dengan kapasitas bangku penonton lebih dari 72.000 kursi, menjadikan Olimpico adalah yang  stadion kedua terbesar di Italia,  dari stadion San Siro. Pada bulan September 2009, manejemen klub mengumumkan rencana untuk membangun Stadio della Roma ( 55.000-kapasitas kursi) di pinggiran barat Roma. Desainnya terinspirasi dari model  stadion sepak bola Inggris dengan tujuan untuk memberikan fans melihat lebih dekat lapangan dan dikatakan terinspirasi oleh Colosseum yang bersejarah di Roma.

Pada bulan September 2011, diumumkan bahwa presiden baru, Thomas R. DiBenedetto, telah mencapai kesepakatan dengan walikota Roma, Gianni Alemanno, untuk memiliki stadion baru yang diperkirakan selesai pada tahun 2016.

Club sepakbola A.S. Roma didirikan pada musim panas 1927 oleh Italo Foschi dengan cara menggabungkan 3 klub sepak bola dari kota Roma,Italia yaitu Roman FC, SS Alba-Audace dan Fortitudo-Pro Roma SGS. Alasan dari merger ketiga klub ini adalah untuk membentuk sebuah klub sepak bola yang kuat untuk menjadi rival dari klub-klub sepak bola Italia bagian Utara. Namun dari penggabungan ini, ada satu klub di kota Roma waktu itu yang tidak ikut bergabung, yaitu Lazio karena suatu intervensi dari Jenderal Vaccaro, anggota klub dan eksekutif dari Federasi Sepak Bola Italia.

Klub ini memainkan musim yang paling awal di stadion Motovelodromo Appio, sebelum akhirnya menetap di Campo Testaccio pada November 1929. Sebuah awal musim yang baik dimana Roma berhasil menempati posisi ‘runner up’ di bawah Juventus pada musim 1930-1931. Kapten Attilio Ferraris bersama dengan Guido Masetti, Fulvio Bernardini dan Rodolfo Volk adalah pemain yang sangat penting selama periode ini.

Hingga kini satu-satunya kejuaraan antar klub Eropa yang pernah dijuarai oleh AS Roma adalah Piala Inter-Cities Fairs pada periode 1960-1961 yang merupakan cikal bakal dari kejuaraan UEFA Europa League. Ironisnya kompetisi Piala Inter-Cities Fairs ketika itu ternyata tidaklah di selenggarakan oleh UEFA sehingga sebagai konsekuensinya UEFA tidak menganggap catatan juara klub-klub di Piala Inter-Cities Fairs termasuk AS Roma untuk menjadi bagian dari catatan Eropa mereka.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *