Berita Sepakbola Tentang Pemain yang Jatuh Miskin

Menjadi pemain sepakbola merupakan cita-cita sebagian besar remaja lelaki di seantero dunia. Iming-iming popularitas dan gaji yang sangat besar menjadi alasan mengapa profesi ini sangat diidam-idamkan. Memang tidak sedikit pemain bola yang mendapat bayaran sangat besar ketika masih aktif bermain, yang bahkan sangat cukup untuk dapat dijadikan sebagai tabungan hari tua ketika sudah pensiun. Namun, tidak sedikit pula pemain dengan bayaran tinggi nan mahal tersebut tidak bijak mengelola gajinya yang besar sehingga ketika sudah tidak aktif dalam dunia sepakbola, hidupnya memprihatinkan dan bahkan sampai jatuh miskin. Berikut ini adalah berita sepakbola tentang pemain bola bergaji tinggi yang bangkrut atau jatuh miskin setelah pensiun.

David James

Semasa aktif bermain, David James merupakan salah satu penjaga gawang terbaik Liga Premier Inggris dengan bayaran yang sangat besar. James bahkan merupakan langganan kiper inti tim nasional Inggris, dan menjadi kiper utama Inggris di Piala Dunia 2010. Namun sayang, kegemilangan James ketika masih aktif bermain dan gajinya yang tinggi seakan tidak membekas ketika pada bulan Mei 2014, James dinyatakan bangkrut oleh pengadilan Inggris. Penjaga gawang yang suka menggonta-ganti gaya rambut mulai kribo hingga plontos ini bangkrut karena kehilangan 20 juta Poundsterling hartanya akibat biaya perceraian yang besar, menunggak pajak dan salah memilih bidang investasi. Bahkan, pada akhir tahun 2014, James harus melelang seluruh barang-barang berharganya agar bisa bertahan hidup. Kabar tentang kebangkrutan James tersebut bahkan sempat menjadi headline media-media Inggris yang menayangkan berita sepakbola.

Baca juga: Info Bola Paling Banyak Dicari

Calestine Babayaro

Jika Anda menggemari Chelsea sejak awal 2000-an, pasti akan mengenal Babayaro. Pada masanya, Babayaro merupakan pemain Afrika paling sukses di Inggris, dengan bermain di Chelsea dan Newcastle United. Konon, bayaran babayaro ketika aktif sebagai pemain adalah 45.000 Poundsterling atau sekitar 640 Miliar per pekan, sebuah bayaran yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan pendapatan rata-rata orang Afrika yang tidak sampai 10 Poundsterling per pekan. Sayangnya, gaji besar yang diterimanya selama aktif bermain tersebut habis sia-sia karena digunakan untuk hidup mewah, terutama setelah pindah ke LA Galaxy. Klub yang bermarkas di Los Angeles tersebut membuat Babayaro hidup mewah dan berfoya-foya sehingga dinyatakan bangkrut pada 2011 lalu.

John Arne Riise

Riise merupakan pesepakbola legendaris yang bermain di Liverpool pada pertengahan dekade 2000-an. Prestasi tertinggi yang diraih Riise bersama Liverpool adalah berhasil meraih trofi Liga Champions Eropa pada tahun 2005. Riise yang berprofesi sebagai bek kiri ini juga berhasil membawa Liverpool menembus final Liga Champions pada 2007. Sayangnya, karier gemilang Riise tersebut seakan tidak berbekas ketika pada 2014 lalu ia dinyatakan bangkrut karena bisnis yang digelutinya gagal total, sehingga ia harus membayar hutang dalam jumlah yang sangat besar.

Itulah berita sepakbola tentang pemain bola yang bangkrut atau jatuh miskin setelah tidak aktif bermain bola. Gaya hidup mewah dan salah memilih bidang investasi menjadi alasan mengapa para mantan pemain tersebut jatuh miskin dan bangkrut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *