Selain Jadwal Sepak Bola Timnas, Kenali Pelatih-Pelatih Andalan Timnas Ini

BaliUtdDi balik setiap kesuksesan seorang individu, tentunya ada peran individu lain yang tak kalah hebat. Hal ini juga berlaku dalam sepak bola. Kesuksesan tim nasional Indonesia tentunya tak dapat dilepaskan dari peran para pelatih yang tak sekadar mengajarkan strategi pada para pemain, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan. Para pelatih seperti Indra Sjafri atau Luis Milla misalnya, terbukti dapat membuat timnas Indonesia bermain dengan lebih maksimal.

 

Nah, siapa sajakah nama pelatih timnas U19 dan juga timnas dari kelompok usia lain yang terbukti dapat memaksimalkan performa para pemain timnas? Mari berkenalan dengan mereka di sini:

 

1.Toni Pogacnik

Penggemar sepak bola lawas atau fans berat sepak bola pastinya sudah tidak asing lagi dengan nama ini. Pogacnik adalah pelatih asal Yugoslavia yang mampu membawa tim garuda pada berbagai kemenangan, seperti misalnya Piala Asia Muda tahun 1961, medali perunggu di Asian Games 1968, dan sederet prestasi lainnya.

 

Kesuksesan Pogacnik dalam membuat tim Garuda terbang tinggi bukan hanya karena dirinya memahami strateti-strategi sepak bola yang baik, tetapi juga karena dia gigih. Pogacnik sangat gigih dalam mencari bibit-bibit unggul di setiap pelosok negeri, dan melatih mereka dengan penuh kedisiplinan.

2.Endang Witarsa

Pelatih asal Indonesia ini juga tak kalah disiplin dengan pelatih luar yang disebutkan sebelumnya. Endang Witarsa mampu membuat timnas Indonesia meraih beberapa prestasi membanggakan, seperti misalnya Merdeka Games Malaysia 1969 dan Anniversary Cup 1972.

 

Endang Witarsa juga melahirkan pemain-pemain berbakat seperti Bambang Sunarto dan Widodo C Putro. Namun, pelatih yang terkenal dengan kedisiplinannya ini menghembuskan nafas terakhir pada tahun 2008 lalu.

3.E.A Mangindaan

E.A Mangindaan merupakan pelatih tim nasional setelah Pogacnik yang berasal dari Sulawesi Utara. Di tangan dingin Mangindaan, tim Garuda berhasil meraih beberapa prestasi cemerlang. Prestasi-prestasi itu antara lain perempat final Asian Games 1966 dan juga juara Kings Cup Thailand 1968.

 

E.A Mangindaan merupakan pelatih tim Garuda pertama di Indonesia yang berasal dari Indonesia. Untuk mengenang jasanya, ada sebuah stadion di Minahasa Selatan yang dibangun dengan nama Opa Mangindaan.

4.Luis Milla Aspas

Di tangan Luis Milla, tim Garuda berhasil menyabet beberapa prestasi. Prestasi-prestasi tersebut antara lain lolos perempat final Asian Games 2018, juara tiga Sea Games 2017, dan mengubah cara bermain timnas Indonesia menjadi lebih terstruktur.

 

Sayangnya, beberapa waktu lalu, kontrak Luis Milla tidak lagi diperpanjang di Indonesia. Pihak Luis Milla mengklaim bahwa PSSI tidak memperpanjang kontraknya. Sementara itu, pihak PSSI beralasan bahwa Luis Milla tidak datang saat proses penandatanganan kontrak. Banyak orang yang menganggap bahwa PSSI hanya mencari-cari alasan karena sebenarnya PSSI tak punya dana untuk membayar Luis Milla

5.Indra Sjafri

Sosok Indra Sjafri adalah sosok yang cukup dikagumi. Selain jadwal sepak bola timnas, berita tentang Indra Sjafri sangat dicari oleh banyak penggemar sepak bola.

 

Indra Sjafri telah membuat timnas U19 menorehkan berbagai macam prestasi. Contohnya seperti Kejuaraan Remaja U19 AFF 2013 dan final Kejuaraan U19 AFC 2014. Namun setelah timnas gagal melaju ke Piala Dunia U20 di New Zealand, Indra Sjafri dipecat oleh PSSI. PSSI pun dikritik keras oleh masyarakat karena hal itu.

 

Kegigihan dan kedisiplinan adalah dua hal yang harus dimiliki oleh pelatih untuk bisa mengantarkan tim asuhan mereka menuju kesuksesan. Nah, lima pelatih di atas telah membuktikan hal tersebut. Namun mungkin sepak bola di Indonesia harus lebih dibenahi dan dijauhkan dari unsur politik untuk lebih mendukung usaha pelatih dan tentunya para pemain tim Garuda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *