Mengulas Tentang Ragam Lapangan Futsal Berdasar Materialnya

Futsal merupakan olahraga yang kini amat merakyat. Dimainkan di lapangan yang lebih kecil dengan jumlah pemain lebih sedikit menjadikan permainan ini populer karena tak butuh lapangan besar dan pemain yang ramai. Jika menilik sejarahnya, sang penemu yakni Jual Carlos Ceriani menemukan futsal ini sebagai terapan dari sepak bola dimana dirinya memindahkan tempat latihan karena cuaca yang kurang mendukung. Dengan dilakukan banyak pengembangan dan modifikasi, maka kini futsal terkenal sehingga tak heran banyak lapangan futsal yang kini selalu ramai pengunjung.

Lapangan di olahraga futsal punya standar dan kriterianya sendiri. Pada dasarnya lapangan untuk futsal ini tidak jauh beda dengan lapangan sepak bola dimana hanya dari segi ukuran saja yang berbeda. Lapangan untuk futsal pun mengalami banyak perkembangan dimana awalnya hanya memakai alas kayu dan kini sudah banyak berubah. Berikut ini beberapa jenis lapangan untuk futsal didasarkan pada material:

Baca juga: Empat Peraturan Umum untuk Lapangan Futsal

  • Vinyl

Lapangan jenis vinyl ini memakai bahan lapis karet untuk material utamanya. Lapangan jenis vinyl bagus untuk aliran bola pemain. Tingkat kerataan tinggi dengan tekstur lapangan cukup empuk sehingga tak heran jika lapangan vinyl adalah favorit para pemain dengan teknik sliding maupun diving. Kekurangannya adalah pada perawatan yang cukup rumit.

  • Parquette

Istilah parquette lebih umum disebut ‘kayu’. Biasanya bahan kayu ini banyak dipakai di GOR. Tingkat kekesatan pada bahan ini sangat tinggi, sehingga kemungkinan untuk terpeleset kecil. Dengan lapangan futsal parquette, maka bola pun akan lebih menggelinding dengan mudah. Namun jika tidak dirawat, maka kayu ini akan banyak mengelupas sehingga kerap melukai pemain.

  • Rumput Sintetis

Untuk material rumput sintetis ini menjadikan bola lebih mudah dikontrol serta aman saat pemain terjatuh. Namun jika dalam permainan ada kondisi tergesek atau terseret, maka resiko luka di pemain pun lebih besar karena ujung rumput sintetis sedikit tajam dibanding rumput aslinya. Biasanya lapangan seperti ini hanya untuk bermain saja dan bukan untuk turnamen.

  • Semen

Yang terakhir lapangan semen dimana material ini yang paling banyak digunakan penyedia sewa tempat futsal. Dengan tingkat kerataan yang cukup baik serta biaya pembuatan tidak terlalu tinggi menjadikan alasan mengapa penyedia jasa menjadikan lapangan ini bermaterial ini. Tapi karena saking kerasnya material, maka ketika ada pemain jatuh juga cukup membahayakan.

Itulah beberapa material yang ada pada lapangan futsal. Kini sudah banyak penyedia jasa sewa untuk lapangan bagi Anda yang akan bermain futsal. Untuk menyewa lapangan guna bermain futsal pun tidak murah karena hanya mulai dari 60 ribuan saja per jamnya. Anda bisa patungan bersama teman lainnya sehingga kian murah membayarnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *