4 Pelajaran Penting dari Peristiwa Choirul Huda yang Bisa Menjadi Bahan Evaluasi

Beberapa waktu lalu jagat persebakbolaan Indonesia dihebohkan dengan berita duka atas kematian salah satu kiper terbaik yang ada dalam sepak bola Indonesia yakni Choirul Huda yang merupakan kiper dari Persela Lamongan yang saat itu sedang bertanding melawan Semen Padang. Hal ini tentu menjadi salah satu berita yang cukup mengejutkan karena Huda pada saat itu dalam keadaan baik-baik saja pada saat bertanding, namun pada saat bertanding ada suatu insiden yang cukup parah dan membuat dirinya harus dilarikan ke rumah sakit.

Choirul Huda pada saat itu berbenturan dengan rekan satu timnya yakni Ramon Rodrigues yang juga sama-sama berusaha menghalau bola dari tim lawan. Benturan keras tersebut sontak membuat Huda merasakan kesakitan yang teramat, hal tersebut terlihat dari sorotan kamera yang mengarah padanya yakni terlihat setelah berbenturan dengan Ramon kemudian Huda memegangi bagian rahangnya hingga tersungkur dan membuat tim medis langsung bertindak dengan tanggap. Setelah itu Huda langsung dilarikan ke rumah sakit dan tidak lama kemudian dinyatakan meninggal. Insiden semacam ini sungguh sangat menjadi pelajaran penting terutama untuk sebuah hal yang berkaitan dengan persepakbolaan Indonesia, maka ada beberapa evaluasi yang harus menjadi pertimbangan agar ke depan bisa ditangani lebih baik:

  • Kesiapan tim medis,

Salah satu hal yang sangat penting dalam menentukan agar kejadian semacam ini ke depan harus segera ditangani dengan baik adalah sebaiknya perlu dilakukan lagi kajian ulang mengenai kesiapan tenaga medis yang harus lebih siap lagi jika terjadi hal semacam ini lagi ke depan. Sebab ketanggapan tim medis akan sangat menentukan keselamatan pemain. Bahkan bisa dilihat dari kejadian ini Huda telah mengalami beberapa benturan yang cukup keras selama pertandingan.

  • Jarak pusat kesehatan dan lapangan sepak bola,

Kejadian yang dialami oleh Huda adalah salah satu yang perlu dievaluasi lagi mengenai bagaimana tindakan yang sangat cepat dari tim medis dan salah satu hal yang kurang menguntungkan dalam hal ini diantaranya adalah beberapa lapangan sepak bola di Indonesia masih memiliki jarak yang cukup jauh dengan rumah sakit sehingga kecepatan untuk mengevakuasi korban atau para pemain yang tidak bisa ditangani secara langsung di tempat akan sangat membantu jika jarak rumah sakit sangat dekat.

  • Kelengkapan peralatan medis,

Jarak rumah sakit yang cukup jauh maka sebenarnya hal tersebut akan sangat diperlukan hal lainnya yang perlu ditingkatkan yakni dengan kelengkapan yang ada atau dari beberapa peralatan yang bisa dilengkapi di lapangan dari tim medis sehingga jika ada pemain bola atau seperti kasus Choirul Huda bisa ditangani dengan cara yang sangat professional meskipun di lapangan secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *