Pentingnya Suporter Dalam Dunia Bola & Aturan yang Harus Diketahui

Apa jadinya jika pertandingan bola tanpa supporter? Tentu pertandingan di stadion akan senyap dan olahraga sepak bola tidak seramai seperti sekarang. Dunia bola tidak lepas dari supporter, bahkan dari dulu setiap klub sepak bola memiliki suporternya masing-masing.

Suporter sepak bola patut diacungkan jempol dalam hal totalitas mendukung tiem kesayangannya. Bahkan supporter sepak bola disebut juga dengan pemain sepak bola ke-12. Kehadiran supporter dapat membangkitkan semangat dan motivasi para pemain yang sedang bertanding di lapangan hijau.

Bisa dibilang olahraga sepak bola adalah satu-satunya jenis olahraga yang memiliki supporter fanatik. Tidak hanya di Indonesia saja, hampir di seluruh negara memiliki supporter fanatik. Namun sayangnya ada beberapa kejadian dalam dunia bola yang berbuah masalah, seperti perkelahian, kericuhan dan bentrokan antar supporter. Bahkan tidak sedikit yang sampai menelan korban jiwa.

Ternyata kejadian bentrokan sesama supporter sudah ada sejak jaman Raja Edward III berkuasa. Karena sering terjadi bentrokan, Raja Edward pernah melarang permainan sepak bola.

Kode Disiplin Supporter Sepak Bola di Indonesia

Di Indonesia sendiri tidak jarang saat pertandingan sepak bola diakhiri dengan bentrokan bahkan termasuk negara yang banyak menelan korban saat digelar pertandingan.

Baca juga: Berita Sepak Bola Dunia Mengenai Liga Terbaik Versi IFFHS

Untuk mencegah terjadinya bentrokan dan jatuhnya korban, pada tahun 2008 PSSI mengeluarkan peraturan untuk para supporter yaitu mengenai kode disiplin. Peraturan yang mengatur para supporter terdapat pada pasal 59, ayat 1 – 3. Berikut ini adalah garis besar peraturan dan sanksi yang diberikan untuk supporter jika melakukan pelanggaran.

  1. Suporter dilarang melakukan tindakan rasis. Jika ada siapapun yang melakukannya akan dijatuhi hukuman. Jika pemain sepak bola di lapangan yang melakukannya maka akan diberi hukuman tidak boleh mengikuti 5 kali pertandingan. Sedangkan jika yang melakukannya adalah supporter maka akan diberi hukuman dilarang masuk studio selama 6 bulan dan denda uang sebesar Rp 200 ribu. Denda uang tersebut ditanggung oleh klubnya. Sedangkan jika yang melakukan pelanggaran rasis adalah Offisial klub maka akan diberi hukuman uang denda sebesar Rp 300 ribu.
  2. Apabila supporter ada yang memasang bendera dengan kata-kata rasis atau menghina, merendahkan dan melecehkan orang lain apapun caranya selama pertandingan sedang berlangsung maka akan diberi sanksi berupa denda min Rp 300 ribu. Denda tersebut ditanggung oleh klub pelaku. Jika demikian, sanksi lainnya adalah klub-nya tidak boleh dihadiri oleh suporternya.
  3. Jika ada supporter yang melakukan pelanggaran no 1 dan 2 bisa dikasih hukuman tidak boleh menonton pertandingan di dalam stadion selama dua tahun.

Dengan adanya peraturan tersebut diharapkan dapat mencegah faktor yang memicu terjadinya bentrokan sesama supporter klub yang sedang bertanding. Semoga artikel mengenai dunia bola seputar kode disiplin supporter ini dapat memberikan informasi dan bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *